Bank dan Nasabah
29 Februari 2012, 8:54 am
Filed under: Uncategorized | Tag: ,

Bisnis perbankan di Indonesia mulai muncul sekitar tahun 1960-an, tetapi bisnis perbankan ini belum terlaulu dikenal oleh rakyat Indonesia. Sekitar tahun 1980-an keadaan mulai berubah dimana perbankan mulai aktif dalam mencari nasabah. Dengan munculnya paket 27 Oktober 1988, dunia perbankan di Indonesia mulai pesat, ini ditandai dengan banyak berdirinya bank swasta nasional.

Akan tetapi dunia perbankan pada awal 1997 mulai suram. Ini terjadi di akibatkan karena krisis moneter yang melanda Indonesia. Banyak bank yang dilikuidasi atau ditutup operasionalnya, dan ada juga bank yang dimerger atau digabungkan. Penutupan bank-bank ini dikarenakan karena hutang yang sudah jatuh tempodan juga dengan menajemen yang buruk.

Dengan usaha-usaha yang dilakukan pemerintah seperti melikuidasi atau memerger bank-bank, maka itu merupakan awal dari suatu perkembangan perbankan di Indoneisia dan itu semua memang sudah berjalan dan perbankan di Indonesia pada saat ini sudah menunjukkan perkembangannya yang cukup pesat. Hal tersebut ditandai dengan terbukanya laporan keuangan bank yang diwajibkan pemerintah dipublikasikan di media masa.

Pengertian Bank
Pada dasarnya Bank adalah lembaga keuangan yang melayani kebutuhan masyarakat, baik untuk menyimapn uang, meminjam uang dan jasa pelayanan lalu lintas pembayaran baik dalam negeri maupun luar negeri.
Menurut UU No. 10 tahun 1998 tentang perbankan, menetapkan bahwa “Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannnya dalam bentuk kredit dan atau dalam bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup orang banyak” (UU RI No. 10 / 1998 Tentang Perubahan UU RI No.7 / 1992 Tentang Perbankan, pasal 1 ayat 1).

Menurut Jopie Jusuf dalam bukunya Panduan Dasar untuk Account Officer menjelaskan bahawa “Bank adalah lembaga perantara antara sektor yang kelebihan dana (surplus) dan sektor yang kekurangan dana (minus)”. (2004:1)
Kemudian menurut A. Abdurahman dalam bukunya Ensiklopedia Ekonomi Keuangan dan Perdagangan Lainnya menerangkan bahwa :
Bank adalah sutau jenis lembaga keuangan yang melaksanakan berbagai macam jasa seperti memberikan pinjaman, mengedarkan mata uang, pengawasan terhadap mata uang, bertindak sebagai tempat penyimpanan benda-benda berharga, membiayai perusahaan-perusahaan, dan lain-lain. (1999:7)

G.M Verry Stuart dalam bukunya ˝Bank Politik˝ yang dikutip oleh Thomas Suyatno mengemukakan bahwa :
Bank adalah suatu badan yang bertujuan untuk memuaskan kebutuhan kredit, baik dengan alat-alat pembayaran sendiri maupun dengan uang yang diperolehnya dari orang lain, maupun dengan jalan memperedarkan alat-alat penukar baru berupa uang giral. (1999:1)

Kasmir dalam bukunya ˝Dasar-dasar Perbankan˝ menerangkan bahwa ˝Bank adalah lembaga keuangan yang kegiatan usahanya adalah menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan kembali dana tersebut ke masyarakat serta memberikan jasa-jasa lainnya˝. (2002 : 2)

Amsa Barata mengemukakan pengertian bank dalam bukunya “Dasar-Dasar Perbankan” bahwa :
Bank adalah suatu lembaga keuangan ynag pada pokoknya berusaha memberikan pelayanan kepada semua pihak dalam bidang penyediaan jasa pengelolaan dana, lalu lintas pembayaran, peredaran uang dan pemberian kredit, baik dengan menggunakan modalnya sendiri maupun dana-dana yang dikumpulkan dari pihak ketiga.(1994 : 74)

Dari sini dapat disimpulkan bahwa bank adalah lembaga keuangan yang usaha pokoknya mengumpulkan dana dengan menarik dana dari masyarakat berupa tabungan, deposito, giro dan lain-lain, dan kemudian disalurkan kembali kepada masyarakat dalam bentuk kredit.

Pengertian Nasabah
Arti nasabah pada lembaga perbankan sangat penting. Nasabah itu ibarat nafas yang sangat berpengaruh terhadap kelanjutan suatu bank. Oleh karena itu bank harus dapat menarik nasabah sebanyak-banyaknya agar dana yang terkumpul dari nasabah tersebut dapat diputar oleh bank yang nantinya disalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan bank.

Menurut Djaslim Saladin dalam bukunya ˝Dasar-Dasar Manajemen Pemasaran Bank˝ yang dikutip dari ˝Kamus Perbankan˝ menyatakan bahwa ˝Nasabah adalah orang atau badan yang mempunyai rekening simpanan atau pinjaman pada bank˝. (Saladin, 1994).

Komaruddin dalam ˝Kamus Perbankan˝ menyatakan bahwa ˝Nasabah adalah seseorang atau suatu perusahaan yang mempunyai rekening koran atau deposito atau tabungan serupa lainnya pada sebuah bank˝. (Komaruddin, 1994).

Dari pengertian di atas penulis memberikan kesimpulan bahwa “Nasabah adalah seseorang ataupun badan usaha (korporasi) yang mempunyai rekening simpanan dan pinjaman dan melakukan transaksi simpanan dan pinjaman tersebut pada sebuah bank“.

sumber :
Abdurachman, A, 1999, Ensiklopedia Ekonomi Keuangan Lainnya, Jakarta : PT. Gramedia Pustaka.
Barata Amsa, 1994, Dasar-Dasar Perbankan, Bandung : CV. ARMICO.
Kasmir, 2002, Dasar-Dasar Perbankan, Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.
Komaruddin, 1994, Kamus Perbankan, Jakarta : CV. Rajawali.
Lapoliwa, N, 2000, Akuntansi Perbankan, Institut Bankir Indonesia.
Saladin Djaslim, 1994, Dasar-dasar Manajemen Pemasaran Bank, Jakarta : CV Rajawali.
Suyatno Thomas, 1999, Kelembagaan Perbankan, Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.
Tatang S. Herisman, 2004, Transaksi Operasional Bank Konvensional, Bandung : Politeknik Pajajaran.
Undang-undang Perbankan No. 10 1998, Jakarta
Jusuf Jopie, 2004, Panduan Dasar untuk Account Officer, Jakarta : Akademi Manajemen Perusahaan YKPN.
http://www.wikipedia.com




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.